Ustadz My.ID Blog Pendidikan Agama Islam yang membahas tentang pengetahuan Islam secara umum. Mari sampaikan kebaikan meskipun hanya satu kata.

Bacaan Niat Shalat Lengkap dengan Artinya

2 min read

Bacaan Niat Shalat dan Artinya, Shalat Fardhu, Shalat Gerhana, Shalat Tarawih, Shalat Dhuha, Shalat Taubat, Shalat Idul Adha / Fitri, dll.

Bacaan Niat Shalat Lengkap dengan Arab dan Artinya,

Shalat adalah salah satu tiang agama Islam yang penting untuk dilaksanakan. Rukun Islam yang ke dua ini adalah amalan yang pertama kali dihisab di alam kubur nanti. Maka dari itu, penting bagi kita menjalankannya dengan baik dan benar.

Semua hal berawal dari niat, begitupun dengan shalat. Bacaan niat juga perlu untuk diketahui oleh para umat islam. Dalam sebuah hadits Sahabat –Al Faruq- Umar bin Khaththab RA berkata, “Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya. Dan setiap orang akan mendapatkan yang ia niatkan. Barang siapa yang berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, maka ia telah berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan barang siapa yang hijrahnya itu karena kesenangan dunia atau karena seorang wanita yang akan dinikahinya, maka hijrahnya itu kepada apa yang ditujunya’,” (HR. Bukhari & Muslim)

Menurut ijma para ulama, niat adalah amalan yang dijalankan di dalam hati. Ada yang mengatakan bahwa niat boleh dilakukan di awal, dan boleh dilakukan di akhir.

Tulisan ini bertujuan membantu dan mempermudah teman-teman untuk belajar dan menghafal bacaannya. Tulisan ini jauh dari sempurna, sudi kiranya untuk menambahkan beberapa masukan dalam tulisan ini melalui kolom komentar.

Niat Shalat Jamaah ( Imam dan Makmum )

Untuk shalat jamaah, jika menjadi makmum maka ditambahkan bacaan makmuman ( مَأْمُوْمًا ) setelah bacaan Adaa-an (أَدَاءً). Apabila menjadi imam, maka ada tambahan bacaan imaman ( إِمَامًا ) setelah bacaan Adaa-an (أَدَاءً)

Berikut beberapa niat yang dilakukan sendirian:

Niat Shalat Subuh

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

“Usholli Fardlon Shubhi Rok’ataini Mustaqbilal Qiblati Adaa-an Lillahi ta’aala”

Arti: “Aku niat melakukan shalat fardhu subuh 2 rakaat, sambil menghadap qiblat, saat ini, karena Allah ta’ala”

Niat Shalat Dzuhur

اُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

“Usholli Fardlon dhuhri Arba’a Rok’aataim Mustaqbilal Qiblati Adaa-an Lillahi ta’aala”

Arti: “Aku niat melakukan shalat fardhu dhuhur 4 rakaat, sambil menghadap qiblat, saat ini, karena Allah ta’ala”

Niat Shalat Ashar

أُصَلِّى فَرْضَ العَصْرِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

“Usholli Fardlol Ashri Arba’a Roka’aataim Mustaqbilal Qiblati Adaa-an Lillahi ta’aala”

Arti: “Aku niat melakukan shalat fardhu ashar 4 rakaat, sambil menghadap qiblat, saat ini, karena Allah ta’ala”

Niat Shalat Maghrib

أُصَلِّى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَ

“Usholli Fardlol Maghribi Tsalaatsa Roka’aataim Mustaqbilal Qiblati Adaa-an Lillahi ta’aala”

Arti: “Aku niat melakukan shalat fardhu maghrib 3 rakaat, sambil menghadap qiblat, saat ini, karena Allah ta’ala”

Niat Shalat Isha’

أُصَلِّى فَرْضَ العِشَاء ِأَرْبَعَ رَكَعاَتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

“Usholli Fardlol I’shaa-i Arba’a Roka’aataim Mustaqbilal Qiblati Adaa-an Lillahi ta’aala”

Artinya: “Aku niat melakukan shalat fardhu isha’ 4 rakaat, sambil menghadap qiblat, saat ini, karena Allah ta’ala”

Shalat Tarawih

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى 

“Usholli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta‘ālā. 

Arti: “Aku menyengaja sembahyang sunah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah Ta’ala.”

Shalat Witir

اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكْعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى 

“Ushalli sunnatal witri tsalâtsa raka‘âtin mustaqbilal qiblati adâ’an lillâhi ta‘âlâ”

Arti: “Aku menyengaja salat sunah witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala.”

Shalat Dhuha

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى 

“Ushalli sunnatad dhuhā rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.” 

Arti: “Aku menyengaja salat sunah duha dua rakaat karena Allah SWT.”

Shalat Taubat

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّوْبَةِركعتين مستقبل القبلة لله تعالى

“Usholli sunnatat taubati rok’ataini mustaqbilal qiblati lillahitaala” 

Arti: Saya berniat salat sunah tobat dua raka’at dengan menghadap kiblat karena Allah SWT.

Shalat Gerhana Matahari

أُصَلِّيْ سُنَّةً لِكُسُوْفِ الشَّمْسِ اِمَامًا / مَأْمُوْمًا لِلّهِ تَعَالَى 

“Ushalli sunnatan-likhusuufi-syamsi imaaman/makmuman lillali ta’ala” 

Arti: “Saya berniat mengerjakan salat sunah Gerhana Matahari sebagai imam/ makmum karena Allah semata”.

Shalat Idul Adha

أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًاإِمَامًا) لِلهِ تَعَــــــــالَى

“Ushalli sunnata li ‘idil adha rak’ataini imaaman/makmuuman lillaahi ta’ala”

Artinya, “Aku berniat shalat sunah Iduladha dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”

Shalat Idul Fitri

أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًاإِمَامًا) لِلهِ تَعَــــالَى 

“Ushallii sunnatan lii’idil fitri rak’ataini [imaaman / makmuuman] lillahi ta’aala” 

Arti: “Aku berniat salat sunnah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”

Demikian niat shalat yang dapat dituliskan dalam halaman ini, jika ingin melengkapi atau memberikan masukan silahkan komentar di kolom komentar yang tersedia pada bagian bawah halaman ini. Semoga bermanfaat.

Sumber gambar: pexels.com

Ustadz My.ID Blog Pendidikan Agama Islam yang membahas tentang pengetahuan Islam secara umum. Mari sampaikan kebaikan meskipun hanya satu kata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *