Ustadz My.ID Blog Pendidikan Agama Islam yang membahas tentang pengetahuan Islam secara umum. Mari sampaikan kebaikan meskipun hanya satu kata.

Tahallul – Definisi, Dasar Hukum, Tata Cara, Serta Doanya

1 min read

tahallul

Tahallul secara harfiah artinya dihalalkan, dalam haji dan umrah maksudnya adalah diperbolehkannya jamaah haji dari larangan/ pantangan ihram. Kegiatan mencukur rambut setelah kegiatan ibadah haji.

Ini adalah ritual penutup, di mana setelah selesai tahalul, selesai pula ibadah umrah atau haji kita, dan selesailah kondisi ihram.

Allah SWT berfiman:

Sesungguhnya Allah akan membuktikan kepada Rasul-Nya, tentang kebenaran mimpinya dengan sebenarnya bahwa sesungguhnya kamu pasti akan memasuki Masjidil Haram, insya Allah dalam keadaan aman, dengan menggunduli rambut kepala dan mencukur sebagiannya, sedang kamu tidak merasa takut. Maka Allah mengetahui apa yang tiada kamu ketahui dan Dia memberikan sebelum itu kemenangan yang dekat

(Surah Al-Fath, ayat 27)

Hadits, dari Abu Sa’id Al-Khudri ra, mengatakan;

Rasulullah berihram bersama para sahabat pada tahun Hudaibiyah (masa perjanjian Hudaibiyah), kecuali β€˜Utsman dan Abu Qatadah, Ia men-doakan kepada orang yang bercukur gundul (saat tahallul) tiga kali dan mendoakan hanya sekali bagi orang yang hanya memendekkan rambutnya.

(HR Ahmad bin Hanbal di dalam Kitab Musnad 3/h.20)

Tatacara dan Makna Tahallul Dalam Umroh

Pelaksanaan ritual ini bagi jamaah umroh adalah setelah jamaah umroh selesai melakukan Sai setelah Thawaf. Jadi begitu selesai Sai atau berjalan tujuh kali dari bukit Shofa ke bukit Marwah, maka jamaah Umroh langsung melakukan Tahallul.

Pelaksanaan Tahallul jamaah Umroh tentu saja selalu dilakukan di bukit Marwah. Untuk jamaah umroh wanita, cukup dengan mengunting atau memaotong tiga helai rambutnya. Sementara bagi jamaah laki-laki disunnahkah untuk menggundulnya secara plontos.

Jamaah wanita tentu saja dipotong oleh jamaah wanita lain yang sudah bertahallul, atau oleh sumainya. Haram dipotong oleh laki-laki lain yang bukan muhrimnya. Dan harus tetap menjaga auratnya selama pelaksanaan. Jangan sampai terlihat oleh orang lain yang bukan muhrim. Jadi bagi jamaah umroh wanita saat melakukan tahhalul memang perlu hari-hati.

Ada 2 Jenis Tatacara dan Makna Tahallul Dalam Haji

Para ulama sepakat bahwa dalam pelaksanaan ibadah haji ada dua tahallul: Tahallul Kecil (asgor) yaitu tahallul pertama (awal), Tahallul besar (akbar) yaitu tahallul kedua (tsani).

Hukum memotong rambut dalam haji menurut Fiqh dari empat Madzhab, sebagai berikut:

  • Madzhab Hanafi mengatakan menggunduli kepala dan mencukur sebagian rambut hukumnya wajib.
  • Sedangkan Madzhab Maliki mengatakan bahwa menggunduli kepala hukumnya wajib dan bila hanya mencukur sebagian hukumnya boleh.
  • Menurut Madzhab Syafi’i menyebutkan bahwa menggunduli kepala atau mencukur sebagain rambut termasuk rukun haji, di mana ibadah haji menjadi tidak sah tanpa ritual tersebut. Bahkan tidak bisa diganti dengan membayar ‘dam’ (menyembelih seekor kambing).
  • Madzhab Hambali berpendapat bahwa mencukur rambut kepala (gundul/pendek) tidak termasuk dalam manasik haji. Tetapi merupakan simbol dari sudah terlepasnya seseorang dari larangan ihram, dimana saat itu yang tidak membolehkan menggunting rambut, memakai pakaian berjahit, membunuh atau berburu hewan. 

DOA SAAT MENCUKUR RAMBUT

Allahummaj’al likulli sya’ratin nuuran yaumal qiyamah
Artinya:
“Ya Allah jadikanlah untuk setiap helai rambut (yang aku gunting) cahaya pada hari kiamat.”

Baca Juga

Ustadz My.ID Blog Pendidikan Agama Islam yang membahas tentang pengetahuan Islam secara umum. Mari sampaikan kebaikan meskipun hanya satu kata.

3 Replies to “Tahallul – Definisi, Dasar Hukum, Tata Cara, Serta Doanya”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *