Ustadz My.ID Blog Pendidikan Agama Islam yang membahas tentang pengetahuan Islam secara umum. Mari sampaikan kebaikan meskipun hanya satu kata.

Sejarah dan Biografi Wali Songo

3 min read

wali songo

Wali Songo adalah tokoh yang sangat dihormati di seluruh Indonesia sebagai orang bijak yang membawa Islam ke Jawa dan di seluruh pulau. Mereka adalah orang suci yang menyebarkan Islam di Indonesia khususnya di Pulau Jawa.

Mereka tinggal di pantai utara Jawa dari abad ke-15 hingga pertengahan abad ke-16 di Surabaya-Gresik-Lamongan di Jawa Timur dan Demak-Kudus-Muria di Jawa Tengah dan Cirebon di Jawa Barat. Siapa sajakah sosok di balik Wali Songo yang terkenal ini?

Arti Nama Wali Songo

Wali Songo memiliki arti wali sembilan. Wali memiliki arti yang untuk menunjukkan pemimpin seperti di Wali Kota atau Walikota, Songo berarti sembilan. Mereka adalah intelektual dan reformis dalam masyarakat di zamannya.

Mereka memperkenalkan peradaban baru: kesehatan, pertanian, perdagangan, budaya, seni, dan ilmu pemerintahan. Pesantren Ampel Denta dan Pondok Pesantren Giri adalah dua institusi pendidikan di Indonesia yang cukup terkenal karena dibangun oleh salah satu dari Wali Songo.

Sunan Giri dan Sunan Gunung Jati tidak hanya ulama tetapi juga pemimpin pemerintahan. Sunan Kalijaga Sunan Muria dan Sunan Kudus juga merupakan pencipta seni dan pengaruh ajarannya bahkan masih dapat dirasakan hingga hari ini. Wali sembilan adalah tokoh pendakwah yang menyebarkan Islam di Indonesia, khususnya di daerah Jawa.

Ada tokoh-tokoh lain yang terlibat, hanya peran mereka yang mendominasi dalam mendirikan kerajaan Islam di Jawa, dan mereka memberikan pengaruh dalam budaya kepada masyarakat dan mereka secara langsung menyebarkan Islam yang nama mereka dikenal lebih baik.

Maulana Malik Ibrahim adalah dokter Kerajaan Hindu Majapahit, Sunan Giri dikenal disebut sebagai Raja dari Timur oleh penjajah, Sunan Kailjaga menciptakan seni  Islam yang dapat dipahami oleh masyarakat Hindu dan Budha. Mungkin kebanyakan orang mendefinisikan Wali Songo sebagai 9 orang suci, tetapi ada sejarah panjang tentang mereka dengan beberapa fase.

Sejarah Wali Songo

Sejarah Wali Songo pada fase pertama dimulai dari Islam yang telah menjadi agama di Indonesia namun kebanyakan hanya di Jawa. Pada masa itu Islam hanya terbatas pada pedagang yang menikah dengan penduduk setempat yang tinggal di dekat pelabuhan. Kerajaan Majapahit dan Pajajaran saat itu sangat kuat, dan mereka kebanyakan beragama Hindu.

Situasi ini didengar oleh Sultan Muhammad I, yang memerintah Turki. Dia kemudian mengirim pesan ke kerajaan Islam di Afrika utara dan Timur Tengah. Dia meminta ulama untuk menyebarkan Islam di Jawa. Pesan itu ditanggapi dengan baik, dan ada 9 ulama dengan pengetahuan Islam yang baik. Pada 808 H atau 1404, para ulama itu pergi ke Jawa. Mereka adalah:

  1. Maulana Malik Ibrahim
  2. Maulana Ishak
  3. Ahmad Jumadil Kubra
  4. Muhammad Al Maghrobi
  5. Malik Isroil
  6. Muhammad Ali Akbar
  7. Maulana Hasanuddin
  8. Maulana Alayuddin
  9. Syekh Subakir

Pada fase kedua ada wali yang datang untuk menggantikan 2 wali yang wafat. Ada  Ahmad Ali Rahmatullah yang menggantikan Malik Ibrahim yang telah wafat.

Lalu ada Sayyid Ja’far Shodiq menggantikan Malik Isro’il yang meninggal pada tahun 1435. Kemudian ada Syarif Hidayatullah yang menggantikan Maulana Ali Akbar yang meninggal pada 1435.

Pertemuan wali 9 diadakan di Surabaya dan para wali ini memberikan misi dakwah menyebarkan Islam ke berbagai daerah. Kemudian pada fase ketiga Wali 9  yakni tahun 1463 M, ada wali yang menjadi anggota baru yakni :

1. Syekh Maulana Ainul Yaqin lahir yang kemudian dikenal sebagai Sunan Giri

2. Raden Said menggantikan Syekh Subakir yang kembali ke negaranya, Persia.

3. Raden Makdum Ibrahim atau Sunan Bonang yang menggantikan Maulana Hasanuddin yang meninggal pada tahun 1462.

Lalu fase keempat wali 9 pada tahun 1466, ada 2 wali yang menggantikan dua wali yang meninggal yakni Raden Patah dan Fathullah Khan. Kemudian di fase kelima wali 9, ada dua anggota, Raden Umar Said putra Sunan Kalijaga yang meninggal dan Syekh Siti Jenar atau Syekh Lemah Abang.

Sayangya Syekh Siti Jenar mengajarkan hal-hal yang membuat orang cemas maka akhirnya ia dihukum mati. Siti Jenar digantikan oleh Sunan Bayat, seorang murid dari Sunan Kalijaga.

Baca Juga: Sejarah Islam di Nusantara

Urutan Wali Songo

Setelah berbagai fase terlewati, maka terbentuklah Wali Songo yang mengajarkan Islam ke berbagai belahan nusantara. Ke-sembilan wali ini memiliki urutan sebagai berikut :

  1. Maulana Malik Ibrahim
  2. Sunan Ampel (Raden Rachmat)
  3. Sunan Giri (Raden Paku)
  4. Sunan Bonang (Raden Machdum Ibrahim)
  5. Sunan Drajat (Raden Qosim)
  6. Sunan Kudus (Ja’far Shodiq)
  7. Sunan Kalijaga (Raden Mas Said)
  8. Sunan Muria (Raden Umar Said)
  9. Sunan Gunung Jati (Syarif Hidayatullah)

Biografi Wali Songo

1. Maulana Malik Ibrahim

Maulana Malik Ibrahim adalah yang pertama dari Wali Songo. Dia meninggal di Gresik pada tahun 1419 dan batu nisannya didatangkan dari Gujerat, tempat batu nisan itu diukir dari marmer putih.

2. Sunan Ampel

Sunan Ampel dilahirkan pada tahun 1401 di Champadi suatu tempat yang berada di negara Vietnam Selatan.Menurut Babad Tanah Jawi  dan silsilah Sunan Kudus, di masa kecilnya, ia dikenal sebagai Raden Rahmat.

3. Sunan Giri

Sunan Giri diyakini sebagai putra seorang Putri Hindu dari Balambangan dan seorang pendakwah dari Melakan. Dia belajar di Melaka dan menyebarkan Islam ke timur ke Sulawesi, Lombok dan Malaku. Dia juga belajar di bawah Sunan Ampel dan menikahi putrinya.

4. Sunan Bonang

Sunan Bonang adalah putra Sunan Ampel, cucu Maulana Malik Ibrahim. Nama masa kecilnya adalah Raden Makdum Ibrahim. Ia lahir pada 1465, ibunya adalah Nyi Ageng Manila, putri Adipati Tuban.

5. Sunan Drajat

Nama masa kecilnya adalah Raden Qasim, putra Sunan Ampel, saudara laki-laki Sunan Bonang. Sunan Drajat adalah Raden Syaifuddin, dan lahir pada 1470.

6. Sunan Kudus

Jaffar Shadiq adalah nama masa kecil Sunan Kudus. Dia adalah putra Sunan Ngudung dengan Syarifah saudara perempuan Sunan Bonang, Nyi Ageng Maloka.

7. Sunan Kalijaga

Sunan Kalijaga lahir pada tahun 1450, ayahnya adalah Arya Wilwatikta, bupati Tuban, keturunan pemberontak Majapahit. Sunan Kalijaga merupakan pendiri Masjid Agung Demak, masjid tertua di Jawa, yang dibangun pada 1466.

8. Sunan Muria

Sunan Muria adalah putra Sunan Kalijaga bersama Dewi Saroh, saudara perempuan Sunan Giri dan putra Syekh Maulana Ishak. Ajarannya seperti ayahnya, suka tinggal di tempat terpencil untuk menyebarkan Islam.

9. Sunan Gunung Jati

Sunan Gunungjati merupakan pendiri Cirebon, kota pelabuhan lain di pantai utara Jawa, sekitar empat jam dari Jakarta dengan kereta api. Beberapa orang memanggilnya dengan sebutan Fatihillah. Makamnya terletak di utara Cirebon di samping makam istri pertamanya yang berdarah peranakan China.

Wali Songo banyak sekali memberikan teladan yang baik dalam berdakwah atau menyebarkan agama Islam. Dalam dakwahnya mereka berusaha memadukan budaya setiap daerah agar dakwahnya bisa dengan mudah diterima.

Sumber :

  • https://thegorbalsla.com/nama-nama-walisongo/
  • https://www.zonareferensi.com/nama-nama-wali-songo/
  • gambar: https://informazone.com/wp-content/uploads/2017/10/forummuslim.org_-e1510815868366.jpg
Ustadz My.ID Blog Pendidikan Agama Islam yang membahas tentang pengetahuan Islam secara umum. Mari sampaikan kebaikan meskipun hanya satu kata.

One Reply to “Sejarah dan Biografi Wali Songo”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *