Jasa Nikah Siri, Biaya, Surat, Hukum dan Cara nya


Apakah Anda sedang mencari informasi mengenai Jasa Nikah Siri, Syarat Nikah Siri, Hukum Nikah Siri, Biaya Nikah Siri, Surat Nikah Siri, Tempat Nikah Sirih atau Tata Cara Nikah Agama? Selamat, Anda berada di tempat yang tepat.

Maaf, kami bukan biro jodoh. Tidak menyediakan calon...!!
Kami membantu proses ijab saja sesuai syariat.

Alhamdulillah! usaha pencarian Anda tentang Jasa Nikah Siri Online, Jasa Nikah Siri, Syarat Nikah Siri, Surat Nikah Siri, Hukum Nikah Siri, Cara Nikah Siri sudah sampai pada tempat yang tepat dan tentu saja mengikuti tata cara Agama Islam. 

Situs ini akan memberikan informasi lengkap dari berbagai sumber terpercaya mengenai Syarat Nikah Siri, Hukum Nikah Siri, Biaya Nikah Siri, Surat Nikah Siri, Tempat Nikah Siri atau Cara Nikah Siri.

Silahkan Baca dulu keterangan lebih lanjut di bawah ya.

Jasa Nikah Siri

Jasa Nikah Siri adalah sebuah layanan yang akan menfasilitasi kebutuhan Anda yang ingin menikah secara Agama Islam. Insya Allah semua tata cara dan prosedurnya sesuai dengan tuntunan syariat.

Nikah siri atau sering disebut sebagai nikah di bawah tangan sendiri sebenarnya adalah proses pernikahan yang dilakukan sah secara Agama, namun tidak diakui oleh negara.

Secara istilah Sirri itu sendiri adalah rahasia, yang boleh diartikan bahwa pernikahan tidak diberitahukan kepada banyak orang atau hanya keluarga inti saja. Banyak pandangan mengenai hal ini, tapi tidak akan diulas di sini karena akan panjang sekali.

Apakah Nikah Siri dan Nikah Kontrak Berbeda

Tentu saja sangat berbeda, nikah siri pada dasarnya pernikahan biasa yang tidak diakui negara. Sedangkan nikah kontrak adalah nikah dengan jangka waktu tertentu sesuai kesepakatan.

Kami tidak melayani hal semacam itu.

Belum Ada Calon

Kami bukan biro jodoh, jadi tidak menyediakan calon untuk dinikahi. Kami hanya membantu proses pernikahan saja. Apabila Anda mencari pasangan di sini, Anda jelas salah tempat. Solusinya, silahkan cari di biro jodoh terdekat.

Syarat Nikah Siri

Syarat Nikah Siri pada prinsipnya mengikuti ajaran dan tata cara Agama Islam, yaitu:

Rukun Dan Syarat Nikah:

Rukun nikah siri & nikah di KUA, atau di manapun pada dasarnya sama aja. Semua mempelai harus ikut rukun pernikahan yang ditentukan menurut agama islam. Nah, apa saja rukun pernikahan tersebut?

Dikutip dari sumber: Imam Zakaria al-Anshari, dlm Fathul Wahab bi Syarhi Minhaj al-Thalab. Beirut: Dar al-Fikr, juz 2, halaman 41, rukun nikah dlm islam ada 5 poin, yaitu:

  1. Mempelai Pria
  2. Mempelai Wanita
  3. Wali / Wali Hakim
  4. Dua Saksi (Laki-Laki Muslim Onlinegh)
  5. Shighat (Ijab dan Qabul)

Syarat Nikah Siri, Saat Pendaftaran:

  1. KTP mempelai Pria dan Wanita (kerahasiaan terjamin)
  2. Menyebutkan Ayah Kandung Masing2 Mempelai
  3. Sebutkan Maskawinnya
  4. Sebutkan Hari, Tanggal, dan Jam Nikahnya
  5. Bawa Materai 10.000, 4 buah
  6. Siapkan Foto 2×3, 2 buah (bs Nyusul)
    Untuk no 1, 2, 3, 4 dikirim ke Whatsapp Admin saja.

PENTING dari Jasa Nikah Siri:

  1. Pastikan wanita tidak bersuami
  2. Wanita tidak dalam masa iddah
  3. Jika sudah bercerai, maka WAJIB melampirkan bukti
  4. Usianya cukup
  5. Pria belum memiliki 4 istri
  6. Bukan Transgender
  7. Keduanya Tidak dalam Keadaan Dipaksa
  8. Keduanya Beragama Islam

Hukum Nikah Siri

Dikutip Dari Amirul Mu’minin, Abi Hafs Umar bin al-Khattab radhiallahuanhu, beliau pernah berkata, “Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya.

Agar lebih mudah memahami hukum nikah siri lengkap, silahkan tonton saja video di bawah ini. Beberapa ustadz telah menjelaskan mengenai hukum nikah siri itu sendiri.

Cara Nikah Siri

Cara nikah siri sama saja dengan pernikahan lainnya, mengikuti aturan dan syariat islam. Apabila cara nikah siri tersebut disingkat dalam beberapa langkah, maka seperti ini:

  • Pengumpulan data
  • Kesepakatan jadwal pelaksanaan
  • Setelah waktunya, tinggal ertemu di lokasi yang disepakati
  • Memberikan khutbah nikah untuk mengingatkan kedua mempelai mengenai tanggungjawab masing-masing
  • Proses akad nikah dan ijab qobul
  • Doa bersama
  • Selesai

Surat Nikah Siri

Surat nikah siri akan diberikan oleh penghulu yang menikahkan kedua mempelai. Surat nikah sendiri hanya bersifat menerangkan bahwa kedua belah pihak telah melaksanaan pernikahan. Sehingga penghulu bisa bertanggung jawab atas prosesnya.

Surat tersebut ditanda-tangani oleh saksi, wali, penghulu, dan kedua mempelai. Terdapat materai senilai 10.000 sehingga lebih kuat.

Tidak ada satu orang pun yang berhak mengeluarkan BUKU NIKAH atau dokumen negara lainnya, kecuali petugas negara itu sendiri. Jadi, jika Anda mencari Buku nikah di situs ini lebih baik lupakan saja.

Kami tidak menerbitkan buku nikah atau dokumen negara dalam bentuk apapun! Mohon dicatat.

Proses Lanjut Resmi

Apabila Anda telah melakukan proses nikah agama, Anda dapat melanjutkan pernikahan ke jalur resmi negara. Pernikahan Anda bisa menjadi legal. Ada beberapa pilihan caranya, diantaranya:

Melalui KUA

Mendaftarkan diri seperti biasa ke KUA setempat, dilengkapi segala persyaratan yang dibutuhkan di KUA. PROSES INI GRATIS!

Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 48 Th 2014 Tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah No. 47 Th 2004 tentang Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Departemen Agama (Depag).

Melalui Sidang Itsbat

Pernikahan yang telah dilakukan masih bisa dicatat dalam KUA, dengan melakukan pengajuan sidang istbat ke Pengadilan Agama setempat. Hal ini berdasar pada Pasal 7 KHI, yang berbunyi:

Perkawinan hanya dpt dibuktikan dg Akta Nikah yg dibuat oleh Pegawai Pencatat Nikah (KUA).

Dalam hal perkawinan tdk dapat dibuktikan dg Akat Nikah, dpt diajukan sidang itsbat nikahnya ke Pengadilan Agama.

Itsbat nikah yg dapat diajukan kepada Pengadilan Agama terbatas pd hal-hal yg berkenaan dengan:

  1. Perkawinan dalam rangka penyelesaian perceraian;
  2. Akta Pernikahan Hilang;
  3. Adanya keraguan dalam hal sah atau tidak-nya salah satu persyaratan perkawinan;
  4. Adanya perkawinan yang terjadi sebelum berlakunya UU No.1 Th 1974 dan;
  5. Perkawinan yg dilakukan mereka yg tidak mempunyai halangan proses pernikahan sesuai UU-No. 1 Thn 1974;
  6. Yang berhak dalam pengajuan permohonan sidang itsbat nikah ialah salah satu dari suami atau isteri, bisa juga anak-anaknya, wali nikahnya, serta pihak terkait yang berkepentingan dengan pernikahan tersebut.

Baca tata cara lengkapnya di: Artikel Redaksi

FAQ
(Pertanyaan Seputar Jasa Nikah Siri yang Sering Muncul)

Jika Sudah Cerai, Tapi Belum diurus Di Pengadilan Apakah Bisa?

Diurus dulu saja, baru melakukan pernikahan kembali. Karena akan ada hal dibelakang yang cukup merepotkan. Semua orang bisa mengklaim sudah cerai. Tapi kalau nggak ada bukti yang kuat, itu sangat berbahaya.
Secara Agama takut berpotensi menyalahi QS. An-Nisa Ayat 24, secara negara juga menyalahi aturan.

Jika Pihak Perempuan Tidak Ada Wali, Bagaimana?

Pernikahan dalam Islam wajib ada walinya, itu termasuk dalam syarat sah. Namun jika Anda adalah penganut mazhab Hanafiyah, silahkan cari ulama yang bersangkutan.
Wali untuk perempuan sendiri adalah ayah kandung, kakek dari ayah, saudara kandung laki-laki dari keturunan ayah, atau bisa juga paman dari garis ayah.
Wali hakim juga bisa menjadi pilihan apabila wanita tersebut seorang mualaf dan semua keluarganya non-muslim, seorang wanita sebatang kara.
Untuk yang orang tuanya jauh dan ingin menggunakan wali hakim, maka wali harus bisa ditelpon untuk persetujuan wali hakim.

Apakah Menyediakan Calon?

Tidak, jasa nikah siri kami tidak menyediakan CALON! Silahkan cari biro jodoh jika ingin mencari calon yang ingin dinikahi. Kami hanya jasa penghulu saja.

Daftar Wilayah Layanan:

Kontak Kami:

Demikian Informasi Jasa Nikah Siri, Syarat Nikah Siri, Surat Nikah Siri, Hukum Nikah Siri, Cara Nikah Siri. Melayani Secara Online di Indonesia.. Untuk Menghububungi Kami Perihal Nikah Siri, Silahkan Klik Tombol Whatsapp di Bawah Ini. Anda akan Terhubung Langsung dengan Customer Service Kami: