Jasa Nikah Siri Batang

Home » Nikah Siri » Nikah Siri Jawa Tengah » Jasa Nikah Siri Batang

Selamat Datang! pencarian informasi Anda tentang Jasa Nikah Siri Batang telah berada di tempat yang tepat dan paling terbukti. Baca dulu keterangan lebih lanjut di bawah.

Kami Juga Melayani area Batang dan Sekitarnya Seperti: Warungasem, Tulis, Bandar, Wonotunggal, Blado, Subah, Gringsing.

Tombol whatsapp di bawah ini terhubung langsung dengan Admin pak Ustadz. Silahkan klik untuk menghubunginya, daftar dan tentukan jadwal nikah Anda sekarang juga.

https://bit.ly/jasanikahsiri

Situs ini akan memberikan informasi lengkap dari berbagai sumber terpercaya mengenai Syarat Nikah Siri, Hukum Nikah Siri, Biaya Nikah Siri, Surat Nikah Siri, Tempat Nikah Siri atau Cara Nikah Siri.

عَنْ أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ أَبِيْ حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ: إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى

Amirul Mu’minin, Abi Hafs Umar bin Khattab radhiallahuanhu, ia berkata, “Saya mendengar Rasulullah S.A.W bersabda: Sesungguhnya tiap-tiap perbuatan tergantung pada niatnya”

Tulisan ini akan membahas tentang informasi ini secara Lengkap Tentang Jasa Nikah Siri Batang.

Silahkan Baca Dulu Keterangan di Bawah Ini, bagian ini akan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh orang yang ingin menggunakan Jasa Nikah Siri Batang. 

Kami Melayani semua wilayah di Batang

Pra-kata Jasa Nikah Siri Batang

Sebelum membaca ini, kami menegaskan bahwa sebaik-baiknya pernikahan adalah yang dilakukan di KUA dan tercatat dalam administrasi negara Republik Indonesia

وَلَا تَقْرَبُوا۟ ٱلزِّنَىٰٓ ۖ إِنَّهُۥ كَانَ فَٰحِشَةً وَسَآءَ سَبِيلًا

Dan jgnlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adl suatu perbuatan yg keji. Dan suatu jalan yang buruk.

(QS Al Isra; 32)

Rasulullah SAW bersabda:

“Nikah itu sunnahku, barang siapa yg tdk suka, bukan termasuk golonganku!”

(Hadits Riwayat Ibnu Majah, dari Aisyah r.a).

وَأَنكِحُوا۟ ٱلْأَيَٰمَىٰ مِنكُمْ وَٱلصَّٰلِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَآئِكُمْ ۚ إِن يَكُونُوا۟ فُقَرَآءَ يُغْنِهِمُ ٱللَّهُ مِن فَضْلِهِۦ ۗ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌۭ

Dan nikahkanlah orang-orang yg sendiri ( bujangan ) di antara kalian & orang-orang sholeh diantara para hamba sahayamu yg laki-laki & perempuan. Jika mereka dlm keadaan miskin, Allah-lah yg akan menjadikan kaya dg karunia-Nya” 

[ QS. An-Nur (24): 32]

Pernikahan memang sesuatu yang dinantikan banyak orang. Bahkan termasuk dalam ibadah menurut Rasulullah.

Namun, hal itu sering kali muncul kendala yang tidak direncanakan. 

Misalnya, seseorang yang masih menunggu proses pengurusan administrasi KUA, agar menghindari zinah maka dilakukanlah nikah sirri. Mempelai pria dan wanita masih dalam bangku kuliah dan ingin menyelesaikan perkuliahannya terlebih dahulu. 

Hal-hal tersebut adalah contoh yang dapat melatarbelakangi seseorang menggunakan jasa nikah siri Batang, beberapa hal yang terjadi di masyarakat. 

Seorang pria yg terhalang memiliki keturunan, lalu ingin mendapatkan keturunan dr pasangan yg baru. 

Masih banyak hal lainnya yg dapat melatarbelakangi keputusan seseorang untuk memutuskan melakukan hal ini.

Cara Daftar dan Syarat Nikah Siri Batang?

Siapkan Data dan Dikirim Melalui Whatsapp:

  1. KTP mempelai Pria dan Wanita
    atau bisa juga mengirimkan data saja sesuai ktp, seperti
    Nama:
    Alamat:
    No. KTP:
    Agama:
    Status Perkawinan:
  2. Menyebutkan Ayah Kandung Masing2 Mempelai
  3. Sebutkan Maskawinnya
  4. Sebutkan Hari, Tanggal, dan Jam Nikahnya

Yang Perlu dibawa Saat Akad Nikah:

  1. Bawa Materai 6000, 4 buah
  2. Siapkan Foto 2×3, 2 buah (bs Nyusul)

PENTING dari Jasa Nikah Siri Batang:

a. Pastikan wanita tidak bersuami

b. Wanita tidak dalam masa iddah

c. Jika sudah bercerai, maka WAJIB melampirkan bukti

d. Usianya cukup

e. Pria belum memiliki 4 istri

f. Bukan Transgender

g. Keduanya Tidak dalam Keadaan Dipaksa

Dimana Lokasi Jasa Nikah Siri Batang?

Alamat Jasa Nikah Siri Batang diberitahukan Setelah Persyaratan Dilengkapi!

Semua konsultasi dan pertanyaan hanya dilayani melalui whatsapp atau telpon

Anda juga dapat mengundang kami ke rumah, hotel atau masjid untuk Acara nikah Anda di seluruh wilayah Batang.

Berapa Biaya Nikah Siri Batang?

Nominal biaya / tarif penghulu nikah siri biasanya macam-macam antara satu dg yg lainnya. Tidak ada pakem yg pasti untuk dapat menentukan berapa nominal biaya tersebut. 

Namun selama ini paling murah biaya Nikah Siri di Batang biasanya adalah sekitar Rp 2.300.000,- an

Jika mengundang ke tempat Anda biasanya dikenakan biaya transportasi dengan besaran tergantung jarak lokasi.

Surat Nikah Siri Batang

Apakah mendapat surat nikah siri?

Apakah berlaku dalam masyarakat? 

Surat nikah siri adalah surat berbentuk selembar kertas yang menyatakan benar-benar menikah dengan kami. Terdapat tanda tangan kedua mempelai, wali dan saksi-saksi.

Surat diberikan oleh penghulu pelaksana hanya sebagai bukti kepada masyarakat bahwa dua orang tersebut telah melakukan pernikahan secara Agama. 

Biasanya surat nikah siri yang kami terbitkan akan ditandatangani oleh Penghulu Nikah, Wali Nadzab / Hakim, Mempelai Pria dan juga Wanita, Serta dua orang saksi dewasa yg mengikuti pelaksanaan pernikahan tersebut.

Semua tertuang diatas materai.

Tidak ada pihak manapun (termasuk jasa nikah siri Batang) yg BERHAK mencetak/menerbitkan buku nikah, kecuali KUA.

Jika ada seorang yang menjanjikan mendapat buku nikah dlm proses pelaksanaan nikah siri, maka dapat dipastikan bahwa buku nikah tersebut adalah PALSU.

Hal ini dapat dikenai pidana sesuai aturan yang berlaku di UU Republik Indonesia No. 12 Th 2006 tentang Kewarganegaraan RI Pasal 37.

Mengenai Memberikan Keterangan yg Palsu, Termasuk Keterangan di Atas Sumpah, Membuat Surat / Dokumen Palsu, Memalsukan Surat / Dokumen.

Beda Agama, Apakah Bisa?

Hukum tentang pernikahan beda agama adl sesuatu yg sangat amat rumit. 

Ada banyak pandangan, banyak jg perbedaan pendapat tentang hal ini di berbagai kalangan, baik ulama maupun masyarakat.

Hal ini cenderung menjadi kontroversi di kalangan ulama, dan tentu saja masyarakat. 

Sudah menjadi adat di masyarakat bahwa nikah beda agama adalah hal tabu dan sulit diterima.

Nah, surat keterangan nikah siri apabila berbeda agama dan tidak dilampirkan surat keterangan mualaf maka berpotensi tidak diterima oleh masyarakat.

Kami, Jasa Nikah Siri Batang, TIDAK MELAYANI pernikahan dengan status beda agama kecuali bersedia proses mualaf terlebih dahulu. Proses mualaf lalu dilanjutkan dengan prosesi akad nikah.

Jika tertarik untuk membaca mengenai hal ini, maka silahkan lanjutkan membaca referensi lebih lanjut:

Menurut Agama

Dasar hukumnya tertera dalam surat Al-Baqarah: 221 dan Surat Al-Maidah: 5 (silahkan dibaca sendiri).

Dalam Al-Baqarah: 22 dijelaskan dengan terang bahwa: Baik seorang laki-laki maupun perempuan dilarang menikahi atau dinikahkan dengan seorang kaum musyrik. 

Dalam Al-Maidah: 5 dijelaskan kembali mengenai hal ini. Bagi seorang laki-laki, boleh menikahi AHLI KITAB. Sayangnya, terdapat beberapa ulama memiliki pendapat bahwa ahli kitab disini bukan seorang penganut injil, atau taurat yg ada pd saat ini. 

Ahli kitab yg dimaksud disini ialah mereka yg bersyahadat mengakui ALLAH namun tidak mengakui Muhammad.

Menurut Undang-Undang

Di Indonesia perkawinan diatur dlm UU No 1 Th 1974 tentang Perkawinan. Berdasar UU tersebut perkawinan diartikan sebagai ikatan lahir batin antara seorang pria dan seorang wanita sebagai suami istri dg tujuan membentuk keluarg / rumah tangga yg bahagia & kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. 

Oleh karenanya dlm UU yg sama diatur bahwa perkawinan adlh sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agama & kepercayaannya itu serta telah dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Menurut Tokoh

Prof. Dr. Muhammad Daud Ali (alm.) (Guru besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia).

Dalam bukunya yg bejudul “Perkawinan Antar Pemeluk Agama Yg Berbeda”,

Perkawinan yg dilakukan oleh orang yg berbeda agama adlh penyimpangan dari pola umum perkawinan yg benar ditinjau dari hukum agama dan UU Perkawinan yg berlaku di tanah air kita. 

Untuk penyimpangan ini, meskipun menjadi sebuah kenyataan dalam masyarakat itu tidak perlu dibuat peraturan tersendiri, juga tidak perlu dilindungi oleh negara. 

Sangat tidak konstitusional dan tidak legal apabila memberi perlindungan hukum pada warga negara yg melakukan perbuatan yg bertentangan dg Pancasila sebagai cita hukum bangsa dan kaidah fundamental negara serta hukum agama yang berlaku di Indonesia.

Prof. HM Rasjidi (Menteri agama pertama RI)

Harian Abadi edisi 20-08-1973 menyorot dengan tajam RUU Perkawinan yg dlm pasal 10 ayat 2.

Disana disebutkan: “Perbedaan karena kebangsaan, suku, bangsa, negara asal, tempat asal, agama, kepercayaan & keturunan, tidak merupakan penghalang perkawinan”. 

Pasal dlm RUU tersebut jelas ingin mengadopsi Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia pasal 16 yg menyatakan: 

Laki-laki & perempuan yg telah dewasa, tanpa adanya sebuah pembatasan karena suku, kebangsaan & agama, mempunyai hak untuk melakukan pernikahan & membangun sebuah keluarga. Mereka mempunyai hak yg sama dg hubungan perkawinan, dlm perkawinan & dlm soal perceraian.

Khusus mengenai pasal 16 tsb, Hamka menulis simpulan yg cukup tajam yaitu: 

“Oleh sebab itu dianggap kafir, fasiq, & zalim, orang-orang Islam yg meninggalkan hukum syariat Islam yg jelas nyata itu. Lalu pindah bergantung kepada “HAM” yg disahkan di Muktamar San Francisco, oleh sebagian anggota yg membuat “Hak Asasi” sendiri dengan jaminan itu tidak ada dlm agama yang mereka peluk”.

Farida Prihatini (pengajar hukum Islam di UI)

Menurutnya MUI telah melarang perkawinan dengan perbedaan agama. Bukan hanya untuk agama Islam, namun semua agama. 

“Semua agama pada dasarnya tidak memperbolehkan pernikahan beda agama. Hanya umatnya saja yg sering mencari peluang”. Perkawinan yang dilakukan dianggap tdk sah, dianggap tdk ada perkwianan, tdk ada waris, anaknya juga hanya ikut hubungan hukum dg ibunya. 

Tidak hanya itu, kritik terhadap pemerintah juga cukup jelas. Farida menilai pemerintah tidak cukup tegas. Meskipun UU tdk mengizinkan pernikahan beda agama, namun Kantor CAPIL bisa menerima pencatatan pernikahan beda agama yg dilakukan di luar negeri.

Sumber 1

Sumber 2

Sumber 3

Jasa Nikah Siri Batang bisa Tanpa Wali?

Jika saya ingin melakukan pernikahan namun bapak dari pihak perempuan belum mengizinkan, bagaimana solusinya?

Menarik untuk dibahas, karena ada beberapa perbedaan pandangan mengenai wali. Dalam hal ini mengenai pandangan dari Mazhab Hanafi.

Pernikahan dalam madzhab Hanafi tdk berbeda dengan madzhab lainnya, termasuk dengan madzhab yang paling banyak dianut di Indonesia yaitu mazhab Syafi’i. Perbedaan dari Mazhab Hanafi mengenai wali saja. 

Mazhab Hanafi

Wali menurut madzhab Hanafi ada 2 macam, yaitu wali ijbar & wali ikhtiyar atau wali nadzab (sunnah). 

a. Wali ijbar adalah wali yg sempurna (yg punya hak penuh) untuk menikahkan dan atau menolak pernikahan laki-laki / perempuan yg belum Batanggh (dewasa), atau wanita dewasa yg tidak memiliki akal sempurna (berkebutuhan khusus).

b. Wali ikhtiyar adalah wali yg berkaitan dg wanita dewasa, serta berakal sehat.

Dengan Kata lain: dalam pernikahan wajib ada dua saksi laki-laki dewasa muslim, dan adanya ijab-qabul.

Bahkan di pakistan, sebuah negara yang mayoritasnya beragama Islam, kebanyakan mereka menganut mazdhab hanafiyah, disana pernikahan yang dilakukan tanpa wali bukan hal aneh atau diperdebatkan.

Sudut pandang yang diambil melihat diambil adalah dari ke ikhlasan serta keridhoan seorang wanita itu sendiri. Tidak hanya itu, aturan ini juga telah sah menjadi di sana.

Menurut ulama madzhab Hanafiyah, perempuan yg telah dewasa & memiliki akal sehat dapat menjadi wali, bahkan untuk dirinya sendiri atau orang lain. 

Menurut ulama Hanafiyah pula, sah apabila sebuah perkawinan yg walinya seorang wanita. Bahkan dikatakan masyhur bagi kalangan Hanafiyah apabila seorang wanita menikahkan dirinya sendiri. 

Alasannya diambil dari hadis nabi, dari Ibn. Abbas ra: 

“Orang-orang yg tdk mempunyai jodoh lebih berhak atas (perkawinan) dirinya & gadis itu dimintakan perintah agar ia dikawinkan kepadanya & tanpa izinnya ialah diamnya.” (H.r. Bukhari dan Muslim).

Syarat Wali Menurut Ulama Hanafiyah

Seseorang dapat menjadi wali bagi perempuan yang akan menikah, apabila memenuhi beberapa persyaratan yang telah ditentukan. Para ulama memiliki perbedaan pendapat dalam masalah persyaratan untuk menjadi seorang wali. Adapun persyaratan yang harus terpenuhi untuk menjadi seorang wali bagi perempuan yang mau menikah ada empat (menurut ulama Hanafiyah), yaitu:

1. Islam

Dalam hal ini, semua madzhab sepakat bahwa seorang wali bagi perempuan yang akan menikah adalah seorang muslim. Bukan dari agama lain, hal ini sudah tidak bisa ditawar lagi. Hal ini sesuai dengan beberapa ayat di Al Quran Surat: (Ali Imran: 28 dan At Taubah: 71)

2. Baligh

Baligh atau dewasa juga menjadi syarat mutlak bagi seorang wanita yang akan menikah, karena seseorang yang sudah baligh adalah orang yang dapat mempertanggung jawabkan segala perbuatan yang dilakukan.

3. Berakal Sehat

Selain baligh, akal sehat juga menjadi wajib. Seseorang dengan akal yang sehat mampu bertanggung jawab dan tahu dengan jelas apa yang mereka lakukan. Semua ulama sepakat akan hal ini.

4. Merdeka

Ulama Hanafiyah mensyaratkan bahwa seorang wali haruslah orang merdeka. Sebab mereka yg berada di bawah kekuasaan orang lain (budak) itu tdk punya kebebasan untuk proses akad. Maka dari itu, seorang budak tidak dapat menjadi wali bagi perempuan dalam perkawinan.

Kedudukan Wali Menurut Abu Hanifah

Abu Hanifah telah berpendapat:, 

perkawinan tdk mutlak harus menggunakan wali, sebab wali hanya dibutuhkan untuk seorang wanita yg belum dewasa atau sudah dewasa namun akalnya tdk sempurna (difable)”. 

“Wanita yg merdeka, berakal sehat & dewasa tidak lagi membutuhkan wali nikah. Bahahkan wanita yg baligh bisa menikahkan dirinya sendiri. Dengan kata lain, perkawinan yg diucapkan oleh wanita baligh, merdeka dan berakal adlh secara mutlak hukumnya sah”.

Penting dari Jasa Nikah Siri Batang!

Simpulan: Nah berkaitan dg hal ini, kami berpandangan bahwa akan lebih baik sebaiknya meminta ijin / di hadiri keluarga & wali (jika tidak ada halangan). Jika jaraknya jauh dan tidak memungkinkan, maka dapat ditelpon untuk meminta izin menyerahkan perwalian tsb.

Apabila kasusnya tidak bisa karena alasan-alasan yg tidak syar’i (status suku, status pekerjaan, status ekonomi, tidak suka, dll) maka dapat mengambil langkah alternatif pernikahan yg dianut oleh mazhab Hanafiyah.

Pertimbangannya adalah daripada terjadi perzinaa dan dosa yang besar, maka akan lebih baik. Semua tergantung pada niat, dan niat adalah tanggung jawab masing-masing orang tersebut.

Sumber: 

Sumber 1

Sumber 2

Sumber 3

Sumber 4

Apa saja Rukun Pernikahan?

Rukun nikah siri & nikah di KUA, atau di manapun pada dasarnya sama aja. Semua mempelai harus ikut rukun pernikahan yang ditentukan menurut agama islam. Nah, apa saja rukun pernikahan tersebut?

Dikutip dari sumber: Imam Zakaria al-Anshari, dlm Fathul Wahab bi Syarhi Minhaj al-Thalab. Beirut: Dar al-Fikr, juz 2, halaman 41, rukun nikah dlm islam ada 5 poin, yaitu:

1. Mempelai Pria

2. Mempelai Wanita

3. Wali / Wali Hakim

4. Dua Saksi (Laki-Laki Muslim Batanggh)

5. Shighat (Ijab dan Qabul)

Sumber Artikel: Klik Disini!

Bagaimana Hukum Nikah Siri

عَنْ أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ أَبِيْ حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ: إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى

Dikutip Dari Amirul Mu’minin, Abi Hafs Umar bin al-Khattab radhiallahuanhu, beliau pernah berkata, “Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya.

Menurut Agama

Beberapa Mazhab tidak menyetujui fenomena nikah sirri ini. Namun dalam Mazhab tertentu, nikah sirri dibolehkan apabila dilangsungkan menurut ketentuan syariat Islam.

Meskipun pernikahan ini dirahasiakan oleh keluarga kedua mempelai, wali & para saksinya harus sesuai dg ketentuannya. Hanya saja ini hukumnya makruh. 

Namun jika hal ini dimaksudkan untuk menghindarkan diri dari perbuatan Zina, Insya Allah lebih baik.

Fatwa MUI

Menurut Fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) No. 10 Th 2008 Tentang Pernikahan Di Bawah Tangan (Siri) ada dua ketentuan, yaitu ketentuan umum & ketentuan khusus. 

Ketentuan umum: pernikahan yang memenuhi semua rukun dan persyaratan yang ditetapkan dalam fiqh (hukum Islam) namun tidak melakukan pencatatan resmi di administrasi negara sebagaimana yang telah diatur dalam UU.

Ketentuan khusus: berdasarkan ketentuan khusus, nikah di bawah tangan / siri hukumnya sah jika terpenuhi syarat & rukun nikah.

Tetapi bisa menjadi haram jika terdapat mudharat, juga pernikahan harus melakukan pencatatan secara resmi di petugas administrasi negara yang berwenang (dalam hal ini KUA), sebagai langkah pencegahan untuk meminimalisir dampak negatif.

Menurut Undang-Undang 

Pasal 4 Kompilasi Hukum Islam (KHI)

Perkawinan adl sah, apabila dilaksanakan menurut aturan Hukum Islam yg sesuai dg Pasal 2 ayat 1 UU No. 1 Th 1974 tentang Perkawinan.

Dalam UU Perkawinan No.1 Th 1974, Pasal 1 merumuskan perkawinan adalah ikatan lahir dan batin antara seorang pria dengan seorang wanita untuk membentuk rumah tangga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Pasal 2 UU Perkawinan

Perkawinan adl sah, apabila pernikahan yg dilakukan sesuai dengan hukum masing-masing agamanya & kepercayaannya itu.

Tiap-tiap perkawinan yg dilaksanakan dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sumber:

Sumber 1 (klik)

Sumber 2 (klik)

Sumber 3 (klik)

Bagaimana Jika Ingin Lanjut Resmi?

Ada 2 jalur jika anda telah menggunakan jasa nikah siri Batang namun ingin lanjut menjadi resmi.

Proses Normal KUA

Mendaftarkan diri seperti biasa ke KUA setempat, dilengkapi segala persyaratan yang dibutuhkan di KUA. PROSES INI GRATIS!

Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 48 Th 2014 Tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah No. 47 Th 2004 tentang Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Departemen Agama (Depag).

Melalui Sidang Itsbat

Pernikahan yang telah dilakukan masih bisa dicatat dalam KUA, dengan melakukan pengajuan sidang istbat ke Pengadilan Agama setempat. Hal ini berdasar pada Pasal 7 KHI, yang berbunyi:

Perkawinan hanya dpt dibuktikan dg Akta Nikah yg dibuat oleh Pegawai Pencatat Nikah (KUA).

Dalam hal perkawinan tdk dapat dibuktikan dg Akat Nikah, dpt diajukan sidang itsbat nikahnya ke Pengadilan Agama.

Itsbat nikah yg dapat diajukan kepada Pengadilan Agama terbatas pd hal-hal yg berkenaan dengan:

1. Adanya perkawinan dalam rangka penyelesaian perceraian;

2. Hilangnya Akta Nikah;

3. Adanya keraguan tentang sah atau tidaknya salah satu syarat perkawinan;

4. Adanya perkawinan yang terjadi sebelum berlakunya UU No.1 Th 1974 dan;

5. Perkawinan yg dilakukan oleh mereka yg tidak mempunyai halangan perkawinan menurut UU No. 1 Thn 1974;

6. Yang berhak mengajukan permohonan itsbat nikah ialah suami atau isteri, anak-anak mereka, wali nikah dan pihak yang berkepentingan dengan perkawinan itu.

Baca tata cara lengkapnya di: Artikel Redaksi

Risiko Menggunakan Jasa Nikah Siri Batang:

Sebelum memutuskan untuk menggunakan jasa nikah siri Batang, sebaiknya mempertimbangkan segala risiko dan konsekwensi yang dapat terjadi.

Beberapa risiko tersebut diantaranya:

– Pengurusan Birokrasi yg cukup Rumit saat Punya Anak.

– Sangsi sosial di masyarakat dan menjadi bahan pembicaraan.

– Akta kelahiran anak hanya boleh mencantumkan nama ibu.

– Ikatan yang tidak kuat secara hukum negara.

– Penuntutan ahli waris, gono gini, hak asuh anak dan sebagainya tidak dapat dilakukan secara hukum.

– Pengajuan gugatan cerai oleh wanita lebih sulit dilakukan, silahkan pelajari sendiri hukumnya secara agama.

Disclaimer: 

Tapi kembali lagi, seperti di awal. Segala hal & keputusan yg diambil adalah tanggung jawab, serta kesiapan masing-masing individu. 

Apabila pernikahkan diniatkan utk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT & menjauhkan diri dari perbuatan zina, maka InsyaAllah akan lebih baik kedepannya. 

Hubungi Kami

Demikian Tulisan Mengenai Jasa Nikah Siri Batang. Semoga Membantu.

Untuk Menghubungi Jasa Nikah Siri Batang, Silahkan Menghubungi Admin kami melalui whatsapp dengan mengklik tombol di bawah ini:

https://bit.ly/jasanikahsiri